Partisipasi Masyarakat Dalam Menjaga Situ Gintung

0

Situ Gintung dibuat pada tahun 1932-1933 dengan luas 31 ha. Kapasitas penyimpanannya mencapai 2,1 juta meter kubik. Pada tanggal 27 Maret 2009 tanggul Situ Gintung mengalami kegagalan fungsi selebar 30 m dengan ketinggian 6 m dan sehingga sekitar 2,1 juta meter kubik air menerjang pemukiman yang terletak di bawah tanggul dan menimbulkan banyak korban .

jiwa.Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mendapat tugas untuk menata kembali Situ Gintung, yang selanjutnya Situ Gintung disebut Bendungan Gintung. Perencanaan desain Situ Gintung dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air dan pada awal Desember 2009 kegiatan pembangunan rehabilitasi kembali Bendungan Gintung dimulai dan selesai pada akhir Desember 2010.
.
Bendungan Gintung merupakan kawasan resapan air yang sangat penting keberadaannya dalam menahan debit air limpasan yang berlebih. Fungsi utama bendungan ini merupakan bendungan pengendali banjir DKI pada DAS Pesanggrahan dan Angke.
.
Pelaksanaan Kegiatan Partisipasi Masyarakat pada kawasan Bendungan Gintung (26/07), dilaksanakan dalam rangka mendukung Kelestarian dan Kebersihan kawasan Bendungan Gintung, salah satunya adalah mendorong peningkatan partisipasi dan peran serta masyarakat dalam menjaga Bendungan Gintung.
.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane Bambang Hidayah dalam sambutanya mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kawasan Bendungan Gintung.
.
Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany berharap masyarakat harus memiliki kewajiban untuk menjaga bendungan beserta lingkungannya dengan baik agar dapat menghasilkan manfaat bagi kita, bukan kerugian bahkan bencana bagi kita. Salah satu cara agar lingkungan tidak memberikan bencana bagi kita adalah menjaga kelestarian lingkungan.

#pupr #tangerangselatan #sumberdayaair #bendungangintung #sda

Share.

Leave A Reply

13 − 12 =