Tekan Resiko Banjir Melalui Penataan Bantaran Sungai

May 09 03:13 2016
Wednesday, 04 September 2013 10:24
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) fokus melakukan penataan bantaran kali dan saluran sungai. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi resiko banjir yang kerap terjadi.

Kepala DBMSDA Kota Tangerang Selatan Hj. Retno Prawati, ST. MM menyatakan optimis bahwa dengan kerja keras, perencanaan yang baik dan komitmen jangka panjang serta kerjasama dari berbagai pihak terutama warga yang bermukim di daerah bantaran sungai, kota ini akan menjadi lebih nyaman dengan tingkat resiko banjir lebih rendah.“

Kota Tangerang Selatan memiliki 2 sungai besar yaitu Sungai Cisadane dan Sungai Pesanggrahan serta dibelah oleh Sungai Angke menjadi 2 bagian yaitu timur dan barat dengan beberapa anak sungai yang melintasi pemukiman warga,” katanya.

 

Belum lagi, jika ditambah dengan fakta bahwa Kota Tangerang Selatan memiliki ketinggian topografi yang sangat bervariasi serta jenis tanah dengan semi permea-bilitas rendah. “Ini yang menjadikan Kota Tangerang Selatan rentanbanjir,” ungkap Retno.

Undang-undang RI No 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, Peraturan Pemerintah RI No 38 tahun 20011 tentang Sungai dan Peraturan Perundangan yang menjelaskan tentang Garis Sempadan sama-sama menyatakan tentang krusialnya fungsi garis sempadan sungai. “Hal inilah yang melatarbelakangi mengapa penataan bantaran kali dan saluran mutlak diperlukan,” jelasnya.

Lebih lanjut Kepala Bidang Manfaat Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangerang

Selatan H. Judianto, ST,MT mengatakan bahwa penataan bantaran sungai di Kota Tangerang Selatan telah mulai dilakukan sejak tahun 2012 lalu. Beberapa di antaranya yaitu di beberapa ruas Kali Ciputat, Kali Kedaung dan Kali Serua.

“Adapun untuk tahun 2013, program penataan bantaran sungai rencananya akan lebih dikonsentrasikan di ruas Kali Ciputat dan ruas kali lainnya yang dipilih berdasarkan skala prioritas,” ungkap Judianto.

Sebesar apapun usaha Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk melakukan penataan bantaran sungai demi mengurangi tingkat resiko banjir di kota dengan tujuh kecamatan, ini menurutnya tetap tidak akan terlaksana dengan baik tanpa adanya kerjasama warga setempat dan seluruh pihak. “Oleh karena itu, mari kita bersama-sama mewujudkan Kota Tangerang Selatan sebagai kota yang nyaman dan aman dari resiko banjir,” harapnya.

 

 

  Categories:
view more articles

About Article Author

write a comment

0 Comments

No Comments Yet!

You can be the one to start a conversation.

Add a Comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.
All fields are required.