Serpong Sabet Juara I Lomba Bersih Saluran

Serpong Sabet Juara I Lomba Bersih Saluran
August 18 05:41 2017

Tangsel –  Kecamatan Serpong berhasil menyabet juara Pertama Lomba Bersih-bersih Saluran Antar-Kecamatan se-Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang digelar Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat. Kecamatan Serpong berhak meraih Piala Bergilir Walikota Tangsel.

Penyerahan Piala dilakukan usai Upacara HUT Kemerdekaan RI di Lapangan Cilenggang, Serpong, 17 Agustus 2017. Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, langsung menyerahkan piala kepada masing-masing pemenang, didampingi Kepala DPU Kota Tangsel Retno Prawati.

Diketahui, Kecamatan Serpong meraih juara pertama dengan meraih nilai 89,0, disusul Kecamatan Setu dengan nilai 88,5 dan Kecamatan Ciputat Timur dengan nilai 86,5. Sementara itu, Kecamatan Pamulang meraih Juara Harapan I dengan nilai 72,0, disusul Kecamatan Pondok Aren dengan nilai 71,0 yang meraih juara Harapan II, Kecamatan Serpong Utara Juara Harapan III dengan nilai 70,0 dan yang paling buncit Kecamatan Ciputat dengan nilai 68,0 yang meraih Juara Harapan IV.

“Ini berkat kerjasama seluruh masyarakat Serpong. Karena kegiatan seperti ini langsung melibatkan masyarakat dan perangkat pemerintah,” kata Camat Serpong, Mursinah.

Mursinah mendukung kegiatan ini terus berlangsung pada masa akan datang. Pasalnya, kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa kecintaan masyarakat terhadap daerahnya dan tentu saja meningkatkan rasa tanggungjawab masyarakat terhadap kebersihan wilayah. “Ini baik dan kami dukung terus dilakukan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Lomba Bersih-bersih Saluran ini secara rutin digelar DPU Kota Tangsel untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kepala DPU Kota Tangsel, Retno Prawati mengatakan kegiatan tahunan ini merupakan tindak lanjut program Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, yakni Gerakan Bersih Saluran. Pelaksanaan kegiatan, berlangsung pada 12 sampai 13 Agustus 2017.

“Lomba bersih-bersih saluran ini sebagai upaya kami mengedukasi masyarakat agar sadar pentingnya menjaga fungsi saluran air dengan baik, yang tentu saja bisa mengurangi risiko banjir. Selain itu, untuk membangun kebersamaan atau gotong royong. Maka itu, kegiatan ini melibatkan langsung masyarakat dan perangkat pemerintah,” Retno menambahkan (*)

  Categories:
view more articles

About Article Author

write a comment

0 Comments

No Comments Yet!

You can be the one to start a conversation.

Add a Comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.
All fields are required.