Rumah Warga RW 012 Cipayung Terendam Banjir

May 08 12:34 2016

Tangsel Pos & Tangerang Pos Senin, 11 February 2013

Cipayung, Tapos. Ratusan rumah warga di perumahan Pondok Payung Mas Rt 01 dan 02 RW 012, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (10/2) terendam banjir. Meski ketinggian air mencapai satu meter, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi dari Ketua RW 12, Nico Rumate, banjir yang menggenangi wilayahnya ini dipicu oleh longsornya permukaan tanah pada satu unit rumah di Perumahan Nerada. Jarak antara perumahan tersebut menurutnya hanya dibatasi oleh saluran anak kali pesanggrahan. “Tanggulnya jebol sekitar pukul 03 sore. Ada 40 rumah warga saya yang terendam banjir, “ungkap Nico saat dihubungi Tangsel Pos melalui sambungan telepon selularnya, kemarin.

Nico menjelaskan, longsoran tanah tersebut jatuh tepat ke badan saluran air, Akibatnya, air yang tertahan longsoran tumpah keluar dan menggenangi perumahan warga sekitar. Sedangkan ketinggian air yang menggenangi bagian dalam rumah warga mencapai sekitar 30 centimeter. “Perumahan Nerada pondasinya berdiri diatas tanggul. Runtuhan bangunan rumah jatuh ke kali menutup jalan air kali Ciputat, “terangnya, sembari mengatakan sekira pukul 20.00 wib airnya berangsur turun.

Menurutnya, tanah longsor dari perumahan Nerada tersebut menutup sebagian rumah warga Perumahan Payung Mas. Nico menuturkan, mereka sudah mengingatkan pihak pengembangan berulang kali untuk tidak membangun rumah dia atas tanggul. Menurutnya hal tersebut dilarang karena ketika hujan turun dengan derasnya akan mengakibatkan terkikisnya tanggul.

Sehingga tanggul akan jebol dan menenggelamkan rumah warga Payung Mas. “Kami sudah peringatkan pihak perumahan Nerada yang letaknya lebih tinggi dari perumahan kami, untuk tidak membangun rumah di atas tanggul. Khawatir tanggul jebol dan perumahan kami bakal banjir,” keluh Nico.

Ketika ditanyakan apakah warga yang terkaena banjir telah mendapatkan pertolongan dari pemerintah daerah setempat. Nico mengiyakan dan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel, untuk segera memperbaiki tanggul yang jebol. Pun diharapkan material tanah yang longsor dan mengganggu aliran air di kali Ciputat secepatnya bisa diangkat.

Nico khawatir bila tak cepat ditangani genangan air akan semakin parah karena cutah hujan sepekan ini kembali mingkat. “Kata orang PU besok mungkin datang. Warga juga udah kedinginan dan ngungsi ke tempat yang aman. Ya cemilan sih yang dibutuhkan, kalo selimut belum penting,” ujar Nico.

  Categories:
view more articles

About Article Author

write a comment

0 Comments

No Comments Yet!

You can be the one to start a conversation.

Add a Comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.
All fields are required.