Jalan Puspitek Direlokasi

Jalan Puspitek Direlokasi
September 13 10:38 2017

SETU –  Jalan Raya Puspitek yang selama ini membelah kawasan Puspiptek Kecamatan Setu dari perempatan Muncul sampai batas Bogor bakal Direlokasi. Pemindahan ini bertujuan untuk menyatukan dua kawasan tersebut.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang Selatan, Retno Prawati membenarkan adanya usulan rencana tersebut. Menurutnya, jalan raya yang diusulkan untuk direlokasi adalah jalan Provinsi Banten, tepatnya mulai dari perempatan Muncul sampai perbatasan Gunung Sindur Bogor yang melewati kawasan Puspiptek.

“Pihak Puspiptek menginginkan jalan tersebut dipindahkan ke belakang Puspiptek, jadi kawasan Puspipteknya tidak terbelah oleh jalan raya, selama ini kawasan Puspiptek terbelah dua oleh jalan raya tersebut,” ujar Retno, Senin (11/9).

Namun usulan itu belum disetujui dan masih dalam pembahasan karena diperlukan kajian terlebih dahulu. Kemudian Puspiptek-nya sendiri merupakan aset pusat. Sehingga komunikasi dan koordinasinya nanti antara Puspitek, Pemerintah Provinsi Banten dengan pemerintah pusat. “Itu usulan dari pihak Puspitek, hanya saja kebetulan lokasinya berada di wilayah Tangerang Selatan,” paparnya.

Alasan lain selain ingin menyatukan dua kawasan Pupitek yang terbelah oleh jalan raya adalah untuk mengamankan lokasi reaktor nuklir yang berada di dalam kawasan Puspiptek.

Dalam usulan yang diajukan pihak Puspiptek, Jalan Raya Puspiptek – Bogor yang semula dari Perempatan Muncul hingga batas Bogor akan direlokasi jadi dari Perempatan Muncul – kampus ITI – Kawasan Perumahan Puspiptek sampai Batas Bogor. Namun jalan penggantinya itu lebarnya hanya 6 meter. Secara perhitungan lebar jalan tersebut tidak masuk. “Kalau perhitungan tidak masuk, pemerintah juga perlebar jalan seperti lebar 16 meter itu harus komunikasi dengan pusat karena asetnya aset pusat, jadi harus izin presiden,” terang Retno.

Retno mengaku belum mengetahui pasti kapan rencana itu akan direalisasikan. Detail Engineering Design (DED) nya pun belum ada meski usulannya sudah digelontorkan sejak tahun lalu.

Kepala Puspiptek Sri Setyawati ketika dikonfirmasi tadi malam yang bersangkutan belum bisa memberikan keterangan terkait usulan itu. “Maaf, saya masih rapat, besok pagi saja,” jawab Sri melalui pesan singkat.

  Categories:
view more articles

About Article Author

write a comment

0 Comments

No Comments Yet!

You can be the one to start a conversation.

Add a Comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.
All fields are required.