HARI AIR DUNIA TINGKATKAN KESADARAN PEDULI AIR

May 09 02:33 2016
Monday, 26 March 2012 18:13
Adanya permasalahan air yang sedang dialami dunia saat ini telah mendorong dan meningkatkan kesadaran dan kepedulian akan perlunya upaya bersama dari seluruh komponen bangsa dan bahkan dunia dengan kebersamaan memanfaatkan dan melestarikan SDA secara berkelanjutan.

 

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Sugiyanto yang juga selaku Ketua Panitia Nasional HAD ke-20 Tahun 2012 dalam acara “Wide Shot” di Metro TV, Jakarta, kemarin (22/3).

“Tema HAD tahun 2012 adalah Ketahanan Air dan Pangan. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh populasi penduduk dunia tahun 2050 nanti akan meningkat 33% dari 6 miliar menjadi 8 miliar orang. Dan, permintaan akan pangan, air, dan energi akan meningkat 30-50%. Terlebih lagi irigasi membutuhkan 70% dari semua kebutuhan air,” ungkap Sugiyanto.

Peningkatan ketahanan pangan akan bergantung pada sistem irigasi, sehingga keberlanjutan dan pengelolaan irigasi menjadi suatu hal yang dominan untuk mencapai peningkatan produksi. Target surplus 10 juta ton beras sampai dengan tahun 2014 memerlukan peningkatan produksi padi minimal 7% per tahun terhitung mulai tahun 2011.

Sugiyanto menambahkan, rencana strategis Kementerian PU mengamanatkan pembangunan/peningkatan bidang irigasi rawa untuk tahun 2010-2014 adalah seluas 500.000 ha, di mana sampai dengan 31 Desember 2011 telah terbangun daerah irigasi seluas 181.249 ha.

Untuk itu terkait dengan adanya momentum HAD yang ke-20 ini, masyarakat diharapkan agar lebih peduli dengan air untuk ketahanan pangan. Air merupakan faktor utama dalam produksi pangan sehingga semua instansi terkait seperti Kementerian PU dan Kementerian Pertanian harus bekerja sama dalam mendukung program ketahanan pangan.

PBB sendiri telah menetapkan tahun 2005-2015 sebagai “Water for Life Decade” (dasawarsa air untuk kehidupan) sehingga dalam dasawarsa tersebut ditekankan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya air bagi kehidupan, melalui upaya-upaya yang bertujuan menyelamtkan fungsi dan ketersediaan air. Permasalahan sumber daya air tidak cukup diatasi melalui pendekatan teknis-struktural tapi membutuhkan pendekatan non-struktural, diantaranya berupa pengaturan-pengaturan.(DatinSDA)

Sumber : http://www.pu.go.id/punetnew2010/indexa.asp?site_id=berita&news=ppw230312sda.htm&ndate=3/23/2012%2010:17:29%20AM#contents

  Categories:
view more articles

About Article Author

write a comment

0 Comments

No Comments Yet!

You can be the one to start a conversation.

Add a Comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.
All fields are required.