Flyover Gaplek Gusur 123 Kavling

April 22 02:39 2016

Tangerang Raya – Rabu, 17 April 2013

Pamulang, TR

Proyek mercusuar Kementrian Pekerjaan Umum berupa flyover di persimpangan Gaplek Kelurahan Pondok Cabe Udik Kecamatan Pamulang mulai dipersiapkan.

Jembatan laying sepanjang satu kilometer dengan lebar 34 meter, diperkirakan bakal menggusur 123 Kavling tanah dan bangunan warga disekitar lokasi tersebut.

Detailled Engineering Design (DED) rencana pembangunan flyover Gaplek terungkap dalam sosialisasi rencana pengadaan tanah untuk pembangunan flyover Gaplek, di aula Kantor Kelurahan Pondok Cabe Udik, kemarin(15/4)

Kepala Bidang Pertanahan Sekda Tangsel, Heru Agus menjelaskan, sosialisasi tersebut merupakan tahap awal rencana pembangunan flyover Gaplek dan akan dilanjutkan dalam tahapan lainnya, hingga target pengadaan lahan (pembebasan lahan) selesai dalam tempo empat bulan kedepan.

“pembanguan flyover diperkirakan akan menggusur 123 bidang kavling tanah dan bangunan milik warga Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kelurahan Pamulang Timur Kecamatan Pamulang, dan Kelurahan Cipayung Kecamatan Ciputat,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa pembangunan flyover Gaplek merupakan kebutuhan yang cukup mendesak untuk mengurangi kemacetan lalu-lintas di persimpangan tersebut, yang menjadi akses utama masyarakat dari dan menuju Jakarta/Ciputat-Bogor-Pamulang-Cinere/Ciputat Timur/Jalan Cabe Raya.

“Setelah proses pengadaan tanah selesai dengan biaya dari APBD kota Tangsel tahun 2013, maka pembangunan flyover langsung dilakukan melalui anggaran dari pusat dengan masa pelaksanaan tiga tahun (multi years). Insya Alloh, sebelum lebaran nanti pembayaran pembebasan lahan sudah selesai dilaksanakan,”imbuhnya.

Perwakilan dari BPN, Asmudji menjelaskan bahwa dasar hukum pengadan lahan untuk fly over Gaplek berbeda dengan pengadaan lahan untuk Jalan tol yang melintasi di kota Tangsel dan Jalan protocol Kota Tangsel. Undang – undang (UU) yang dipakai menurutnya adalan UU nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

“Pembebasan lahan meliputi tanah dan bangunan sekitar lokasi fly over Gaplek, dengan lebar 17,5 meter sisi kiri dan kanan dari posisi as jalan existing selebar 10 meter,” paparnya.

Sementara itu, Ismunandar berharap masyarakat pemilik lahan khususnya dapat membantu pelaksanaan pembangunan fly over, dan dengan penuh keihklasan membantu dalam proses pembebasan/ pengadaan lahan yang diperlukan. Ia juga menyampaikan bahwa tim pelaksana akan turun ke lapangan untuk melakukan langkah-langkah lanjutan.

“Insya Alloh, dalam satu minggu kedepan tim tehnis akan turun, dan pertemuan akan dilanjutkan pada Senin yang akan datang,” pungkas Ismunandar.

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Asisten Daerah Bidang Tata Pemerintahan (Asda.1), Ismunandar, dalam kapasitasnya mewakili Walikota Tangerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany yang berhalangan hadir. Sebagai narasumber, Ismunandar didampingi oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) kota Tangsel, Retno Prawati, perwakilan Kabupaten Tangerang, Admudji, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, perwakilan Kodim 0506 kota Tangerang, dan Kepala Bidang Pertanahan Sekda Tangsel, Heru Agus, unsure Muspika Kec. Pamulang dan Kec. Ciputat, serta warga masyarakat di sekitar lokasi fly over yang tanah dan bangunannya bakal tergusur.

  Categories:
view more articles

About Article Author

write a comment

0 Comments

No Comments Yet!

You can be the one to start a conversation.

Add a Comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.
All fields are required.