DALAM PERINGATI HARI AIR DUNIA 2012 DBMSDA KOTA TANGSEL GELAR SEMILOKA PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR

May 09 02:38 2016
Saturday, 05 May 2012 21:56
Pengelolaan Sumber Daya Air di Kota Tangerang Selatan merupakan salah satu prioritas penting bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Hj. Retno Prawati, dalam acara Semiloka Pengelolaan Sumber Daya Air guna mendukung Kebijakan Pembangunan Kota Tangerang Selatan dalam memperingati Hari Air Dunia 2012 Kota Tangerang Selatan. Acara Semiloka dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Tangerang Selatan,.H.Benyamin Davnie. Acara digelar bekerjasama dengan Himpunan Ahli Teknologi Hidraulik Indonesia (HATHI) yang diselenggarakan di Graha Widya Bhakti, Puspiptek, 2-3 Mei 2012. “Upaya ini akan efektif jika pengelolaannya dilakukan dari hulu sampai hilir, sehingga air tidak menjadi bencana,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemerintah Kota Tangerang Selatan Hj. Retno Prawati.

Kepala DBMSDA Kota Tangerang Selatan, Retno Prawati, mengatakan tujuan diselenggarakannya acara Semiloka dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia tahun 2012 ini adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan Sumber Daya Air di Kota Tangerang Selatan. Selain itu pula untuk mencari masukan dan solusi teknik tentang tata kelola yang efektif dan efisien dalam upaya mempertahankan SDA yang ada maupun yang baru. ″Peringatan Hari Air Dunia merupakan momentum untuk memperbaharui komitmen bersama terhadap penyelamatan air, dan diharapkan mampu mendorong tumbuhnya upaya-upaya dari seluruh kalangan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sumberdaya air secara umum yang antara lain konservasi, pendayagunaan, dan pengendalian daya rusak air. ″ katanya.
Dikatakan pula, Dengan diadakannya acara ini diharapkan seluruh instansi-instansi pemerintah bersama dengan berbagai lembaga mitra terkait dapat mengembangkan kampanye peningkatan kesadaran dan peduli air melalui kolaborasi dan kerjasama dalam berbagai program.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Selatan, Dendi Priyandana, selaku narasumber menyampaikan ada beberapa metode efektif yang akan diterapkan Pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan untuk penanggulangan masalah banjir. Diantaranya sistem pengendalian banjir berupa pengerukan kedalaman kali dan sungai, juga akan ada penurapan pada kali-kali yang ada. ″Perlu dilakukan penataan atau pelebaran sungai, kali dan saluran pembuangan serta melakukan reboisasi disekitar bantaran sungai dengan sumur resapan,” terang Dendi.
Di tempat yang sama, Perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC), Eka Nugraha mengatakan, selain masalah penanggulangan banjir yang selama ini terus menjadi sorotan oleh berbagai Pemerintah Daerah, sistem pada Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) juga turut menjadi perhatian. “Di IPAL Setia Budi (Jakarta Selatan) saluran pembuangan dari segala penjuru ditampung di sana. Dan kami sedang mengelola air yang tadi penuh dengan berbagai unsur zat kimia menjadi bersih,” terangnya.
Selain kegiatan diskusi, acara tersebut juga diramaikan oleh berbagai jenis lomba menggambar, mewarnai serta fotografi yang bertema tentang air. Sekaligus penyerahan hadiah, yang melibatkan lembaga pendidikan dari TK hingga SMU sederajat. Para pelajar tersebut diajak untuk mengenal lebih dekat dan diajak cara mengelola air secara baik dan benar sebagai sumber kehidupan manusia. Juga digelar pameran dari berbagai instansi dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SPKD) di Kota Tangerang Selatan, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC), Badan Informasi Geospasial, PDAM Tirta Kerta Raharja, dan lain-lain.

  Categories:
view more articles

About Article Author

write a comment

0 Comments

No Comments Yet!

You can be the one to start a conversation.

Add a Comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.
All fields are required.