Crossing Saluran Air, Jalan Ciater Menyempit Dinas PU Minta Maaf dan Berupaya Mengatasi Kemacetan

Crossing Saluran Air, Jalan Ciater Menyempit Dinas PU Minta Maaf dan Berupaya Mengatasi Kemacetan
November 12 15:07 2018

SERPONG – Kemacetan tak terelakkan di Jalan Raya Ciater, akibat dari dampak pemasangan crossing saluran Tandon Nusaloka, Kelurahan Rawamekar Jaya, Kecamatan Serpong, Selasa (13/11).

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Aries Kurniawan mengatakan pembongkaran crossing saluran tersebut membongkar bahu maupun badan jalan. Ukuran salurannya masih 1×1 meter akan diperbesar menjadi 2×2 meter dengan panjang mencapai 24 meter. ”Kami berupaya untuk menyelesaikan cepat, sebelum tiga minggu sudah selesai. Dan mohon maap kepada masyarakat atas ketidaknyamannya” ucapnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (13/11).

Untuk meminimalisir kemacetan, sambungnya, sudah menyiapkan petugas. Sekaligus, berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian. ”Sebagai upaya meminimalisir penumpukan kendaraan. Kami juga melakukan rekayasa laluintas. Supaya pengendara yang melintas bisa melalui jalur lain, selama pembangunan saluran tersebut,” singkatnya.

Diketahui, Pekerjaan tersebut merupakan satu paket pembangunan tandon Nusa Loka, dengan anggaran keseluruhan Rp 5,7 Miliar dan akan selesai pekerjaannya di akhir November.

Salah satu pengemudi mobil, Muhamad Adrian berharap pengerjaan bisa selesai dengan tepat waktu. Soalnya, Jalan Raya Ciater salah satu akses utama untuk menuju wilayah Kelurahan Serua. ”Semoga saja, pembangunannya cepat selesai. Soalnya, jalan ini akses yang terdekat, kalau lewat jalan lain, berputar jauh,” singkat warga Serua, Kecamatan Ciputat tersebut

Sebelumnya, Kepala Bidang Sumber Daya Air, Aji Awan mengatakan crosing line dilakukan untuk penataan saluran dan jalan, agar bisa meminimalisir banjir diwilayah Ciater.”Perkiraan waktu pengerjaan tiga minggu. Dampak dari pembangunan akan ada penyempitan ruas jalan karena pembangunan ditengah jalan dan kami sudah berkordinasi terkait penanganan traffic lalu lintasnya,” ucapnya di Caffe Oje, Kecamatan Serpong, Jumat (9/11) lalu.

Ia mengatakan antisipasi arus lalu lintas sudah dibuat dan disiapkan skema rekayasa lalulintas dari Dinas Perhubungan. ”Sifatnya tentatif, bisa saja akan melakukan penutupan satu jalur atau contraflow,” katanya

”Kami atas nama Dinas Pekerjaan Umum memohon maaf atas ketidak nyaman atas pekerjaan crossing line jalan tandon nusa loka ini, yang akan menyebabkan akan ada penyempitan jalan saat pembangunan berjalan sampai tiga minggu kedepan,” tukasnya.

  Categories:
view more articles

About Article Author

write a comment

0 Comments

No Comments Yet!

You can be the one to start a conversation.

Add a Comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.
All fields are required.